5 Tips Ampuh Ini Bikin Kamu Siap Hadapi Seleksi Administrasi Beasiswa KSE

1479827371524-2

          Menjadi seorang penerima beasiswa tak hanya membantu secara finansial, tapi juga menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Bukan hanya kebanggan terhadap diri sendiri, namun menjadi cerita kebanggaan keluarga pula. Para penerima beasiswa bisa dikatakan sebagai makhluk pilihan. Tak hanya berbekal keberuntungan, para calon penerima beasiswa juga harus berbekal kemampuan dan kepercayaan diri serta mental baja untuk dapat duduk di kursi panas.

          Kursi panas? Berdasarkan data pendaftaran tahun lalu (2016), satu kursi panas untuk Beasiswa KSE kampus UGM diperebutkan oleh 5 hingga 6 orang pendaftar. Sedangkan kursi yang tersedia hanya sejumlah 200 seat saja (untuk kampus UGM). Dari jumlah 200 seat tersebut, belum dikurangi setidaknya sepertiga bagian yang diperuntukkan bagi para penerima perpanjangan. Jika dihitung tanpa penerima perpanjangan, maka satu kursi panas diperebutkan oleh 9 hingga 10 orang pendaftar! Bisa terbayang bagaimana panasnya persaingan yang ada, bukan?

          Untuk bisa menjadi pendaftar, tentu langkah pertama yang harus dilakukan adalah melengkapi syarat-syarat atau kualifikasi yang ditentukan. Setelah mencermati segala macam kualifikasi, pendaftar akan diminta untuk mengirimkan syarat-syarat terkait administrasi. Bisa dikatakan syarat administrasi ini adalah salah satu syarat pembuka. Layaknya sebuah rumah, maka syarat administrasi adalah kunci untuk membuka pintu gerbang. Selalu ingat bahwa tim HRD tidak akan mau repot-repot menyeleksi syarat (berkas) administrasi yang tidak lengkap, tidak sesuai, atau bahkan pengumpulannya tidak sesuai jadwal. Jadi, berikut hal-hal yang harus kamu perhatikan agar sukses di seleksi tahap awal, seleksi administrasi.

1. Perhatikan jadwal dan cermati metode pendaftaran

          Tim HRD yang jumlahnya terbatas akan menerima banyak sekali lamaran dari ratusan, bahkan ribuan hingga puluhan ribu pelamar yang ada. Jangan harap tim HRD akan menyeleksi berkas administrasimu jika kamu salah jadwal. Berkas yang dikumpulkan melebihi tenggat waktu yang ditentukan tidak akan diseleksi, bahkan dilirik pun tidak. Hampir 100% berkas administrasimu yang tidak tepat jadwal akan berakhir sia-sia dalam tong sampah. Perhatikan juga metode pendaftaran yang harus kamu tempuh. Jangan sampai kamu mengirimkan berkas yang telah di print padahal cara pengumpulannya secara online. Duh, sudah tidak sesuai waktu, tidak sesuai metode pula! Mungkin berkasmu akan dimusnahkan saat itu juga oleh tim HRD.

2. Perhatikan kualifikasi yang dibutuhkan

          Bersyukurlah karena tidak ada kualifikasi khusus bagi pendaftar beasiswa KSE! Kamu tidak perlu khawatir soal IPK ataupun gaji orang tua. Semua pendaftar beasiswa KSE di kampus UGM memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pendaftar dan penerima. Weits, tapi ingat juga ada beberapa kriteria yang harus kamu cermati, seperti beasiswa ini (baru) hanya untuk mahasiswa di jenjang pendidikan S1 semester dua hingga delapan, tidak sedang menerima dan mendaftar beasiswa lain, juga bagi mahasiswa yang belum menikah. Nah, kualifikasi tersebut harus kamu cermati kalau tidak ingin berkas pendaftaranmu dibumihanguskan saat itu juga oleh tim seleksi.

3. Lengkapi dan urutkan berkas administrasi, jangan mendadak!

          Perhatikan detail berkas yang harus dikumpulkan. Kebiasaan sebagian besar mahasiswa adalah menjadi seorang dead liner. Tidak masalah sih, mempersiapkan segalanya mepet dengan batas akhir waktu. Tapi hal ini akan menjadi suatu permasalahan paling menjengkelkan bagi dirimu dan pihak penyelenggara kegiatan. Terbukti saat pendaftaran beasiswa KSE tahun lalu, tim HRD dibuat pusing oleh pertanyaan seputar surat rekomendasi fakultas.

          Beberapa fakultas menerapkan sistem pengajuan surat rekomendasi secara kolektif dalam jangka waktu tertentu. Selepas jadwal yang telah ditentukan, fakultas tidak lagi melayani pembuatan surat rekomendasi. Duh, secara otomatis berkas jadi tidak lengkap. Masih banyak juga kasus lain yang cukup menjengkelkan. Siapkan segalanya sedini mungkin agar tidak terjadi hal-hal yang membuatmu kelimpungan sendiri. Selain itu, mengurutkan dan merapikan berkas sesuai petunjuk akan sangat mempermudah tim HRD dalam menyeleksi berkasmu. Selalu ingat, “Berkas tidak lengkap dan tidak sesuai = dibumihanguskan”. Musnah sudah segala harapan.

4. Tahu tempat dan jangan berlebihan

          Sebagai seorang pendaftar, terkadang kita ingin memberikan yang terbaik dalam berkas kita. Akan tetapi, bukan berarti berkas yang kamu kumpulkan menjadi berlebihan. Misalnya dalam syarat berkas administrasi, pendaftar diharuskan melampirkan fotokopi KTP. Nah, cukup lampirkan saja fotokopi KTP dirimu, tidak perlu fotokopi KTP milik ayah dan ibu, juga turut kamu lampirkan. Berkas-berkas yang tidak sesuai ini justru terkadang akan menghambat proses seleksi.

         Selain itu, biasanya dalam pendaftaran, pelamar diwajibkan melampirkan curriculum vitae (CV). Walaupun kamu jago desain, jangan lantas mendesain CV mu secara berlebihan dan terlalu kreatif. Ingat, CV untuk pendaftaran beasiswa berbeda dengan CV untuk pendaftaran lowongan kerja kreatif. Gunakan pula bahasa yang formal, santun, dan tidak bertele-tele. Lampirkan foto yang layak dan bukan foto selfie. Waduh, bisa-bisa tim HRD langsung ilfeel dan (lagi-lagi) langsung membumihaguskan berkasmu karena dianggap tidak sopan.

5. Mencaritahu sebelum bertanya

          Sebagai mahasiswa kampus UGM, kita dibiasakan untuk selalu mencari tahu sesuatu terlebih dahulu sebelum bertanya lebih lanjut. Salah satunya adalah dengan membaca. Mencaritahu profil beasiswa yang akan kamu lamar akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi pengetahuanmu. Memang tidak salah bertanya kepada tim humas dan tim HRD menyoal pendaftaran, akan tetapi akan lebih bijak jika kamu berusaha mencaritahu terlebih dahulu.

          Sekali atau dua kali bertanya sangat disarankan agar para pendaftar menjadi paham. Akan tetapi, jika kamu terus-terusan bertanya, padahal jawaban telah disediakan oleh tim humas dan tim HRD (biasanya melalui akun-akun resmi), bisa-bisa kamu kena blacklist. Pahamilah bahwa terkadang pertanyaan yang kamu tanyakan juga telah ditanyakan oleh orang lain dan sudah dijawab melalui pengumuman resmi dari tim humas dan tim HRD. Jadi, tidak masalah dong scroll scroll komen atau kepo laman milik doi.

          Itu beberapa tips untuk persiapan kalian menghadapi seleksi online Beasiswa KSE kampus UGM. Semoga membantu. (IMNS)

 

Salam suKSEs!

5 Tips Ampuh Ini Bikin Kamu Siap Hadapi Seleksi Administrasi Beasiswa KSE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *